Manajemen Servis di Linux
Manajemen Service
Service merupakan program yang dijalankan oleh komputer untuk melayani request yang ditujukan
pada komputer tersebut. Sebagai contoh agar user bisa melakukan telnet ke suatu server maka sever
tersebut harus menjalankan service telnetd, karena jika telnetd tidak dijalankan maka server tersebut
tidak akan bisa di telnet.
Kebanyakan service berjalan dengan menggunakan protokol TCP dan UDP dimana masing masing
service telah mempunyai nomor port tersendiri sehingga tidak akan terjadi tabrakan antar service,
misalnya :
- HTTP : TCP port 80
- POP3 : TCP port 110
- Telnet : TCP port 23
Informasi service dan nomor port serta protokol yang digunakan terdapat pada file /etc/service, dan
dapat dilihat dengan perintah $cat /et/services
Service merupakan program yang dijalankan oleh komputer untuk melayani request yang ditujukan
pada komputer tersebut. Sebagai contoh agar user bisa melakukan telnet ke suatu server maka sever
tersebut harus menjalankan service telnetd, karena jika telnetd tidak dijalankan maka server tersebut
tidak akan bisa di telnet.
Kebanyakan service berjalan dengan menggunakan protokol TCP dan UDP dimana masing masing
service telah mempunyai nomor port tersendiri sehingga tidak akan terjadi tabrakan antar service,
misalnya :
- HTTP : TCP port 80
- POP3 : TCP port 110
- Telnet : TCP port 23
Informasi service dan nomor port serta protokol yang digunakan terdapat pada file /etc/service, dan
dapat dilihat dengan perintah $cat /et/services
Minggu, 12 Mei 2013
Contoh-contoh OS (Sistem Operasi)
CONTOH-CONTOH SISTEM OPERASI DAN PENJELASANNYA
Kali ini saya akan membahas contoh sistem operasi dan pengertiannya
Sekilas tentang sistem operasi
Sistem Operasi adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak.
dapat dibaca selengkapnya di > Sistem Operasi < pada postingan
saya sebelumnya. Langsung saja yaa.. :)
CONTOH SISTEM OPERASI
KOMPUTER - Berikut adalah 8 contoh sistem operasi komputer, antara
lain :
Sabtu, 11 Mei 2013
Sistem Operasi
Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.
Untuk fungsi-fungsi perangkat keras seperti sebagai masukan dan keluaran dan alokasi memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer, meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi komputer-dari ponsel dan konsol permainan video untuk superkomputer dan server web.
Software Program Aplikasi
Program
Aplikasi
Program
aplikasi merupakan perangkat lunak siap pakai yang nantinya akan
digunakan untuk membantu melaksanakan pekerjaan penggunanya. Aplikasi
ini disiapkan sesuai kebutuhan.
Program aplikasi dapat dibedakan lagi menjadi :
a. Word ProcessingWord Processing adalah program yang dapat dipakai untuk menyunting naskah.Contoh : Microsoft Word, Lotus Ami Pro dan WordPerfect
Program
aplikasi merupakan perangkat lunak siap pakai yang nantinya akan
digunakan untuk membantu melaksanakan pekerjaan penggunanya. Aplikasi
ini disiapkan sesuai kebutuhan.Program aplikasi dapat dibedakan lagi menjadi :
a. Word ProcessingWord Processing adalah program yang dapat dipakai untuk menyunting naskah.Contoh : Microsoft Word, Lotus Ami Pro dan WordPerfect
Manajemen User & Group
Kepemilikan
sebuah file atau direktori dapat ditentukan oleh user pembuatnya. File
atau direktori tersebut tidak dapat diakses oleh user lain baik yang
tergabung dalam group yang sama atau other tanpa adanya pemberian hak
akses oleh user pemilik. Kerahasian sebuah data khususnya data pribadi
merupakan hal yang sangat penting, sehingga adanya tindakan pengamanan
terhadap data yang bersangkutan. Disinilah pentingnya pembuatan group
dan user account pada sistem GNU/Linux. Setiap direktori atau file yang
terdapat pada hirarki sistem file GNU/Linux tidak semuanya dapat diakses
oleh user lain selain oleh user root sebagai pemegang hak akses penuh
pada sistem GNU/Linux.
Pengaturan hak akses terhadap sebuah
file atau direktori menentukan dapat tidaknya file atau direktori
tersebut dapat diakses oleh orang lain selain pemilik dan superuser
(root). Setiap group pada sistem GNU/Linux akan membawahi user-user yang
terdapat pada sistem. Sebuah group sangat diperlukan untuk pengaturan
user seperti pada contoh kasus pada bab sebelumnya.

